Sabtu, 27 Mei 2017

[Night Of Diaries] Never Letting Go

         
Tidak terasa bulan puasa tiba kembali, rasanya baru kemarin aku berpuasa dan harus bekerja tanpa libur di Jiexpo. Dan tahun lalu pula untuk pertama kali aku merayakan ulang tahun bersamamu. Pun pertama kalinya aku mendapatkan kartu ucapan ulang tahun yang mampu membuatku meneteskan air mata. Sepucuk surat dan email kejujuran darimu.

Tahun lalu kita tidak bertemu saat ulang tahunku, dan aku pun sedang tidak dapat libur dari pekerjaan itu. Aku masih ingat, kita bertelepon pada sore hari. Cukup lama kita bertelepon, yang membuatku khawatir apakah kuping mu tidak panas. Apalagi mengingat kau sedang berbaring disana.. Disamping mesin itu, mesin yang senantiasa mengiringi obrolan kita. Hati ku yang lemah dan tidak setangguh penampilanku, tidak sadar meneteskan air mata yang jatuh ke pipiku saat itu.

Sabtu, 13 Mei 2017

[Webtoon] What Does The Fox Say?

         
Warning : Jika pembaca dibawah umur 20th harap menepi [NSFW]

Ceritanya saya kaget melihat statistik pembaca tulisan saya mengenai webtoon Fluttering Feelings (kalau kamu belum baca, bisa cari di tag webtoon blog ini oke?). Oleh sebab itu saya juga mau berbagi salah satu webtoon yang (again ofc) bergenre lily.

Webtoon yang akan dibahas kali ini berjudul What Does The Fos Say karya Team Gaji (가지). Buat kamu yang suka menyaksikan series The L World, OITNB or something like those pastinya webtoon ini terasa familiar. Yes, karna kehidupan cinta para wanita cantik ini tereskpos gamblang. Memberikan penggambaran kehidupan asmara dua wanita selayaknya romansa para hetero. Love, Lust and Drama.

Senin, 03 April 2017

[Night Of Diaries] My Spirit Goes Away

Kamu adalah hal yang berbeda. Bertolak belakang. Menjijikan. Memalukan. Menyebalkan. Yang anehnya, semua tawa dan gesture mu saat berbicara, just two of us bagaikan lukisan yang bernafas di atas kanvas.

Matahari sudah tepat diatas kepala. Aku masih tergeletak sehar- iyak, dua hari diatas kasur. Bukan karna sakit, apalagi tifus. Karena aku menikmati hari libur dari rutinitas sehari-hari. Seandainya kemarin sore tidak hujan, pada satnight aku akan menonton Spirited Away yang tengah screening seminggu di tanah air. Hati sudah bulat, dengan uang dikantong ala kadar. Aku memaksa beli tiket film Ghibli tsb via online.

Tiba di Mall Taman Anggrek, aku langsung menuju XXI yang berada di lantai 4. Waktu aku tidak banyak, jika bukan gara-gara abang gojek yang kebanyakan-omong-tapi-jalan-kaya-siput (Well berkat dia juga sih aku bisa tahu letak persis lokasi pustaka kota barat) aku tidak akan semepet ini datangnya. Memakai kaos biasa dengan jaket dan tas kecil di bahu, aku kaget melihat antrian yg banyak dan cukup bikin bete. Yang lebih betenya lagi ternyata aku tidak perlu menukar tiket online tsb dengan yang fisik, fvck -_-

Minggu, 16 Oktober 2016

[Night Of Diaries] Girl Who Don't Date

Salah satunya adalah saya.
Orang bahkan bertanya-tanya mengapa saya tetap saja memilih sendirian dan tidak mengisi hati dengan seseorang yang spesial. Sementara seseorang yang saya adore saja, yang kini telah dipulau dewata telah memiliki seseorang yang membuat hatinya berdebar. Walaupun belakangan di tempat kerja, entah rekan atau atasan saya menyuruh untuk menerima saja nasabah yang mengejar-ngejar saya. Bagaimana mungkin saya menerima nasabah yang usiany sudah menginjak kepala 3 sementara saya saja belum genap 20? -_-. Pun teman lama kini sedang berambisi mengenalkan saya dengan seorang rekan kerjanya di showroom tempat ia bekerja. Aah.. memangnya apa yang salah dengan tidak memiliki pacar?

“Wajah cantik, otak encer, badan ya.... agak gemukan lah. Tapi jomblo? Hmm.. jangan-jangan...“ ujar rekan sebelah kiri saya di seorang teller juga, pria tentunya dan iya dia memiliki pacar (Perlukah saya menekankan bahwa saya satu-satunya teller yang masih single di cabang?) yang bahkan menduga saya adalah seorang lesbian. Well, yang saya tahu saya jatuh cinta dengan seseorang karena siapa sosok seseorang itu, dan hanya orang itu. Toh saya juga tidak pernah membayangkan bila suatu saat saya bisa jatuh cinta dengan seorang gadis.

[Night Of Diaries] Tim Baru, Lingkungan Baru

Akhir-akhir ini saya tidak sempat update blog pribadi, padahal otak rasanya tidak kuat menahan ide dikepala dan hati tidak kuat menahan curahan yang hendak tumpah. Pun alasan saya tidak sempat masih berhubungan dengan kesibukkan pekerjaan dan kuliah. Maklum saja dua bulan belakangan saya masih proses adaptasi dilingkungan bekerja yang baru, di bidang perbankan. Bidang yang bahkan saya sendiri tidak pernah mencicipinya, yang rata-rata pekerjanya kuliah jurusan yang bersangkutan (entah jurusan ekonomi, akuntansi walaupun sebenarnya agak berbeda dengan perbankan dsb). Belum lagi jam terbangnya yang belum pernah saya rasakan di pekerjaan saya sebelumnya yakni bekerja jam kantor, Senin-Jumat.

Saya menjadi teller berblazer biru di salah satu bank daerah Kota Tua. Lumayan dekat dari rumah sehingga saya cukup bersyukur ditempatkan di daerah tersebut. Akan selalu ada suatu hal yang menjadi 'pertama kali'. Kalimat itu yang selalu saya ingat saat pertama kali terjun di cabang saya yang memiliki gedung dengan tiga lantai itu. Dengan seragam hitam putih dan badan kecil berambut pendek, saya tidak malu bertanya pada senior-senior yang ada, mereka yang terlebih dahulu berkecimpung dalam dunia teller.